Sejarah Panjang Operasi Plastik

Sejarah Panjang Operasi Plastik - Sejarah operasi plastik telah dimulai sejak 800 SM di India. Tokoh yang ternama dalam bidang ini adalah Sushruta, Bapak Operasi bedah, yang membuat kontribusi penting untuk bidang bedah plastik dan katarak pada abad 6 SM. Sushruta bekerjasama dengan Charak membuat banyak karya medis dalam bahasa Sansekerta, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab selama masa kekhalifahan Abbasiyah tahun 750 Masehi. Terjemahan bahasa Arab karya mereka dibawa oleh pedagang- pedagang Arab sampai ke Eropa.

Beberapa abad kemudian beberapa dokter dari Inggris datang ke India untuk melihat rhinoplasties yang dilakukan dengan metode setempat. Pemberitaan tentang rhinoplasty yang dilakukan oleh Kumhar Vaidya ini dipublikasikan oleh Gentleman’s Magazine tahun 1794. Setelah itu Joseph Constantine Carpue menetap selama 20 tahun di India untuk mempelajari metode operasi plastik setempat.
SEJARAH OPERASI PLASTIK

Carpue akhirnya melakukan operasi plastik untuk pertama kalinya di dunia barat pada tahun 1815. Peralatan yang digunakan sesuai dengan apa yang ditulis Sushruta Samhita dalam bukunya yang kemudian dimodifikasi lebih lanjut sesuai perkembangan dunia medis barat.

Bangsa Mesir dan Romawi kuno juga mengenal operasi plastik. Sejak abad 1 SM bangsa Romawi kuno dapat melakukan operasi plastik sederhana seperti memperbaiki telinga yang rusak.

Studi tentang operasi plastik hanya dilakukan melalui buku-buku medis Yunani yang ditulis oleh pendahulu mereka karena untuk alasan agama, mereka tidak diperbolehkan membedah baik manusia maupun hewan untuk percobaan. Namun, Aulus Cornelius Celsus meninggalkan beberapa deskripsi akurat anatomi yang mengejutkan terkait operasi plastik, beberapa diantaranya mengenai alat kelamin dan tulang.

Pada pertengahan abad ke-15 di Eropa, Heinrich von Pfolspeundt menjelaskan proses membuat hidung baru pada orang yang mengalami suatu kecelakaan dengan mengambil kulit padalengan bagian belakang.

Pada abad ke 19 dan 20 operasi plastik menjadi sangat umum karena teknik anestesi sudah baik sehingga operasi plastik tidak menimbulkan rasa sakit yang hebat.

Pada tahun 1792, Chopart melakukan operasi plastik pada bibir menggunakan lipatan kulit leher. Sedangkan pada tahun 1814, Joseph Carpue sukses melakukan operasi plastik pada seorang prajurit militer Inggris yang kehilangan hidungnya akibat keracunan merkuri.

Pada tahun 1818,seorang ahli bedah asal Jerman, Carl Ferdinand von Graefe mempublikasikan jurnal berjudul Rhinoplastik. Von Graefe memodifikasi metode operasi plastik Italia dari menggunakan lipatan kulit menjadi menggunakan kulit normal dari lengan.
OPERASI PLASTIK

Ahli bedah plastik pertama di Amerika adalah John Peter Mettauer yang melakukan operasi plastik pertamanya pada kasus bibir sumbing dengan peralatan yang didesain sendiri olehnya.

Pada tahun 1845, Johann Friedrich Dieffenbach menulis jurnal tentang rhinoplasty dan memperkenalkan konsep bedah kosmetik untuk memperindah hidung yang sebelumnya telah dioperasi.

Pada tahun 1891, seorang otorhinolaryngologist berkebangsaan Amerika, John Roe, mempublikasikan hasilkaryanya yang berupa seorang wanita muda dengan hidung yang telah dioperasi plastik dengantujuan kosmetik. Dalam Perang Dunia I, seorang otolaryngologist Selandia Baru yang bekerja di London,Harold Gillies, mengembangkan banyak teknik-teknik operasi plastik modern dalam merawat tentara-tentara yang menderita kerusakan pada wajah.

Pada tahun 1946, Gillies melakukan operasi pergantian kelaminwanita ke pria pertama di dunia. Hingga akhirnya operasi plastik menjadi sangat berkembang pada Abad 20.

Zaman semakin berkembang, kita semakin dapat bisa merasakan dampak kemajuan dalam teknologi kedokteran. Salah satu dampak teknologi dalam kesehatan yang dapat kita rasakan adalah operasi plastik. Ada baiknya sebelum mengetahui lebih jauh mengenai hal ini, sebaiknya kita ketahui dulu pengertian dari operasi plastik. Apakah operasi ini memerlukan plastik sebagai bahan dasarnya? Banyak sekali kalangan selebriti yang melakukan operasi ini, baik di luar maupun dalam negeri.

Di kalangan orang awam banyak yang menyebut operasi plastik, sedangkan sebutan di dunia medis adalah bedah plastik atau plastic surgery. Sebenarnya bahasa ini berasal dari yunani â??Platikosâ? artinya sendiri adalah membentuk. Jadi kata plastik ini tidak berarti dalam operasi plastik ini menggunakan bahan dasar plastik. Bedah plastik merupakan salah satu cabang dalam ilmu kedokteran. Secara umum bedah plastik di bagi menjadi dua jenis yaitu pembedahan untuk kosmetik atau estetik dan pembedahan untuk rekonstruksi.

Perbedaan antara operasi rekonstruksi dengan estetik adalah dari tujuan pembedahan itu sendiri. Dalam operasi rekonstruksi mempunyai tujuan untuk mengembalikan fungsi serta bentuk atau penampilan menjadi lebih baik setidaknya untuk mendekati kondisi normal. Sedangkan operasi estetik atau kosmetika dilakukan pembedahan pada pasien-pasien normal dan sehat, namun menurut pasien bentuk tubuh yang dimiliki kurang baik atau harmonik misalnya mempunyai hidung yang kurang mancung atau pesek, adanya operasi plastik ini diharapkan mendapatkan bentuk tubuh yang mendekati sempurna.

Sekarang ini operasi plastik sudah menjadi tren, namun banyak orang yang tidak menyadari kalau operasi ini sudah berkembang lama sejak berabad-abad kehidupan manusia di bumi. Pada awal abad ke-8 SM, operasi plastik ini pertama kali dilakukan. Dalam masa itu ada dokter india tua yang menerapkan pencangkokan kulit untuk merekonstruksi bercak kulit pada manusia. Dokter di India itu bernama Susrutha, beliau adalah ahli bedah India kuno. Susrutha merupakan dokter ahli bedah yang pertama kali berhasil menyelesaikan konstruksi hidung. Beberapa kulit dari dahi diperlukan untuk menyelesaikan operasi ini.

Setelah beberapa lama, Romawi juga melaksanakan operasi plastik. Di eropa Dr Heinrich von Pfolspeundt menggunakan cangkokan kulit dari bagian belakang lengan untuk membantu penyembuhan. Sampai abad ke 19 dan 20 praktek operasi plastik ini tidak menjadi praktek yang umum. Di Amerika ada seorang dokter bedah plastik yang dikenal sebagai dokter bedah plastik pertama yaitu Dr John Peter Mettauer. Pada langit-langit sumbing pembedahan ini dilakukan.

Kontibusinya memang cukup besar, namun yang dianggap Bapak Operasi Plastik Modern adalah Sir Harold Gillies. Berbagai teknik lain dalam operasi plastik berhasil beliau kembangkan.

Di Indonesia, bedah plastik dirintis oleh Prof. Moenadjat Wiratmadja. Beliau adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1958 sebagai spesialis bedah. Setelah itu beliau melanjutkan pendidikan di Washington University/Barnes Hospital di Amerika Serikat hingga tahun 1959 mengambil bedah plastik. Setelah beliau menyelesaikan pendidikan di Amerika, beliau mulai fokus untuk memberikan pelayanan pada umum dan memberikan pendidikan bedah plastik kepada mahasiswa serta menjadi asisten bedah di FKUI Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Beliau dikukuhkan menjadi professor pada tahun 1979 dalam ilmu kedokteran FKUI. Pada tahun 1980 Profesor Moenadjat Wiratmadja wafat.
OPERASI PLASTIK MODERN

Tujuan dari bedah plastik adalah untuk menjadikan atau merubah bentuk bagian tubuh manusia menjadi lebih baik atau sempurna. Dapat juga memperbaiki beberapa bagian tubuh manusia yang rusak akibat kecelakaan, luka bakar, atau cacat dari lahir atau bawaan melalui prosedur operasi. Contohnya adalah keloid, bibir sumbing dll. Sedangkan untuk operasi yang bersifat kosmetika adalah melebarkan kelopak mata, membuat hidung menjadi mancung, lipo suction, memperkecil atau memperbesar pantat dan memperkecil atau memperbesar payudara.

Banyak sekali dari kalangan public figure atau artis-artis yang ingin memiliki bagian tubuh yang sempurna dan banyak dari mereka yang sudah mempunyai langganan dokter bedah plastik. Tetapi tidak semua artis melakukan bedah plastik, ada juga beberapa dari mereka yang lebih memilih cantik dari dalam atau inner beauty, bukan cantik yang tampak dari luar.

Selanjutnya, keputusan berada di tangan masing-masing untuk melakukan operasi plastik atau tidak. Semoga saja setelah membaca pengertian dari operasi plastik ini dapat menambah pengetahuan kita, bahwa operasi plastik selain mempunyai fungsi kosmetika juga mempunyai fungsi lain yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk memperbaiki kerusakan tubuh akibat luka bakar atau kecelakaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Perkara yang Termasuk Mengubah Ciptaan Allah dalam Berhias

HUKUM MENGUBAH CIPTAAN ALLAH DAN MEMPERCANTIK DIRI

Langkah Penting Menjaga Kesehatan Telinga